Cara Mengatasi Kinerja Android Yang Lambat / Lemot

Perkembangan teknologi dari tahun ke tahun seudah semakin pesat, terutama mengenai Android. Sudah ada jutaan produk yang bersaing dengan antarmuka Android ini.

Di tahun 2018 ini, Produksi smartphone semakin besar dengan melunjaknya minat konsumen akan smartphone. Berbagai merek bersaing untuk memperebutkan posisi teratas produksi smartphone terlaris.

Salah satu pilihan konsumen untuk menentukan smartphone idaman mereka adalah dengan melihat performa dari smartphone tersebut. Namun, walaupun memiliki performa yang tinggi, di beberapa kasus, penggunaan smartphone dalam jangka panjang akan menurunkan kinerja dari sistem smartphone tersebut.

Tentunya dengan beberapa faktor yang sudah teruji.

Nah, bagaimana mengatasi kinerja Android yang semakin lama semakin lambat (lemot)?. Ada beberapa hal yang harus kamu coba, berikut penjelasannya.

Cara Mengatasi Android Lemot

1. Matikan GPS

Dalam beberapa kasus, GPS akan sangat berpengaruh dengan kinerja Android kamu, kenapa demikian?

Dengan aktifnya GPS akan meningkatkan kinerja RAM dan suhu pada smartphone kamu. Itu dikarenakan proses pencarian lokasi akan terus diupdate dalam beberapa waktu hingga benar-benar menemukan titik lokasi keberadaan kamu.

Saya merekomendasikan untuk menonaktifkan fitur GPS ini. Selain meningkatkan performa, dengan menonaktifkan fitur ini juga bisa menurunkan suhu dari smartphone kamu.

Ada 3 pilihan alternatif yang bisa dicoba untuk kamu terapkan dalam kasus ini,
  1. Aktifkan GPS dengan pilihan mode Hemat Baterai untuk mengurangi akurasi dari proses pencarian lokasi.
  2. Aktifkan GPS hanya jika diperlukan saja. Maksud saya di sini, gunakan hanya jika aplikasi yang di gunakan membutuhkan akses lokasi. Jika sudah di gunakan, sebaiknya matikan GPS.
  3. Pilihan terakhir yaitu dengan menonaktifkan GPS seutuhnya. Ini akan benar-banar menigkatakan performa smartphone kamu.
Nah, lalu bagaimana cara menonaktifkan GPS pada Android ? kamu bisa mengikuti cara ini.

Cara Menonaktifkan GPS

  • Silahkan buka Settings
  • Lalu pilih Keamanan dan Lokasi
  • Selanjutnya pilih Lokasi
  • Klik Nonaktifkan

2. Gunakan Akses Internet Sesuai Kebutuhan

Maksud saya di sini, Gunakan internet jika memang di butuhkan, dan pada saat tidak di butuhkan, akses internet sebaiknya di matikan atau di Nonaktifkan.

Maksud dari dinonaktifkan di sini, salah satunya :
  1. Nonaktifkan Data saat melakukan Charger.
  2. Nonaktifkan Data saat sedang tidur siang atau malam.
  3. Nonaktifkan Data saat berada dalam perjalanan.
  4. Nonaktifkan Data saat bermain game online.
Nah, Untuk menonaktikfan Akses internet pada Android kamu, silahkan ikuti cara ini.

Cara Menonaktifkan Data Selular

  • Silahkan buka Settings
  • Lalu pilih Jaringan dan Internet
  • Selanjutnya pilih Jaringan Selular
  • Silahkan Pilih SIM mana yang digunakan, selanjutnya Klik Nonaktifkan Data Selular
Tentunya ini hanya sebuah pilihan yang bisa kamu terapkan atau bisa kamu abaikan. Namun dengan cara ini akan sangat berefek pada kinerja Android kamu.

Karena dengan aktifnya akses internet terus menerus akan membuat kinerja androidmu semakin melambat dengan banyaknya notifikasi yang terus masuk melalui akun sosial mediamu.

Tidak hanya itu, tentunya hal ini juga berimbas pada Konsumsi daya yang besar yang akan membuat smartphone kamu cepat Lowbat.

3. Matikan Sinkronasi Otomatis Akun Google

Alasannya sama dengan 2 cara di atas. Sebaiknya lakukan sinkronasi akun google secara manual.

Biasanya sinkronasi hanya dilakukan untuk beberapa aplikasi saja seperti Gmail, Kontak, Kalende, Google Driver, dan Google Play.

Jika di aktifkan secara otomatis, akan melakukan sinkronasi terus menerus padahal tidak ada hal yang di update dari aplikasi yang tertera di atas. Itu tentunya akan buang-buang waktu dan tenaga dari smartphonemu.

Lalu, bagaimana cara menonaktikfan sinkronasi otomatis akun google ini, silahkan simak cara berikut ini.

Cara Menonaktifkan Sinkronasi Otomatis Akun Google

  • Silahkan buka Settings
  • Lalu pilih Pengguna dan Akun
  • Selanjutnya pilih alamat email yang tertera
  • Klik Sinkronisasi Akun, maka akan muncul pilihan detail sinkronasi.
  • Silahkan nonaktifkan semua pilihan yang tertera.

4. Perhatikan Kapasitas Memory Internal

Ini sangat penting dan sangat berpengaruh dengan kinerja Android kamu. Pastikan sisa kapasitas penyimpanan pada memory internal tidak penuh.

Jika kamu adalah salah satu pengguna multitasking dengan penggunaan banyak aplikasi dan file-file berukuran besar. Sebaiknya cara ini harus kamu terapkan.

Jika kapasitas penyimpanan internal penuh dengan data dan aplikasi, akan mengakibatkan beberapa aplikasi berhenti secara otomatis. Parahnya lagi bisa membuat HP kamu Bootloop.

Salah satu hal yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi ini adalah dengan menghapus file-file dan aplikasi yang menurut kamu sudah tidak begitu penting secara manual melalui File Manager.

Kamu juga bisa memanfaatkan aplikasi yang tersedia di playstore untuk mencari file, yang bisa di sortir atau di urutkan berdasarkan ukuran terbesar file tersebut. Saya menyarankan, gunakan aplikasi SD Maid Pro.
SD Maid Pro 4.10.13 Darken
Lalu, bagaimana cara menghapus file berukuran besar menggunakan aplikasi ini, silahkan simak cara berikut ini.

Cara Menghapus File Ukuran Besar

  • Silahkan buka SD Maid Pro.
  • Klik tombol Menu di sudut kiri atas.
  • Selanjutnya pilih Penganalisis Penyimpanan.
  • Klik tombol Reload berwarna hijau di bagian bawah kanan, untuk melakukan Scanning data pada perangkat kamu.
  • Pilih penyimpanan Internal, dan proses Scanning akan berlangsung.
  • Selanjutnya akan muncul file-file yang di urut berdasarkan ukuran terbesar hingga terkecil. Silahkan hapus file-file yang menurut kamu sudah tidak begitu bermanfaat.

5. Bersihkan Recent Apps

Kamu mungkin adalah salah satu dari pengguna yang membiarkan aplikasi pada Recent Apps terus berjalan setelah di gunakan. Tapi sebenarnya ini akan membuat beban RAM bertambah.

Sebaiknya setelah kamu menggunakan sebuah aplikasi, hendaknya kamu membersihkan Recent Apps agar RAM bisa sedikit lebih legah, kecuali jika menggunakan aplikasi Social Media seperti Facebook, Whatsapp dan aplikasi sejenis, yang setiap saat notifikasinya kamu butuhkan.

Lalu, bagaimana cara membersihkan Recent Apps pada smartphone, silahkan simak caranya berikut ini.

Cara Membersihkan Recent Apps

  • tekan tombol menu pada smarphone kamu.
  • Tekan tombol Pemebersih ( tiap smartphone berbeda ). Biasanya berada melayang di sebelah kanan bawah
  • Otomatis RAM akan semakin legah.

6. Perhatikan Beberapa Hal Sebelum Update ROM/OS dan Aplikasi

Kamu bisa saja melakukan Pembaruan Rom. Namun perlu diperhatikan, hal ini bisa saja membuat kinerja android semakin melambat karena adanya penambahan fitur baru.

Dalam hal ini, silahkan lakukan pembaruan Rom jika,
  1. Pembaruan tidak memiliki banyak tambahan fitur animasi.
  2. Pembaruan memiliki fitur penambahan performa.
  3. Pembaruan tidak memiliki ukuran update yang berlebihan.
Karena jika tidak sesuai dengan kriteria di atas, akan menyebabkan smartphonemu melambat karena bertambahnya fitur baru yang akan menekan penggunaan RAM dan Internal Memory.

Untuk mencegah itu terjadi, sebaiknya matikan fitur auto update pada smartphone kamu dengan cara :

Cara Nonaktifkan Fitur Auto Update Rom

  • Silahkan masuk ke menu Settings
  • Pilih Tentang Ponsel
  • Lalu matikan Download Update Otomatis.
Catatan
Untuk menonaktifkan fitur Auto Udate OS, di setiap HP memiliki cara yang berbeda-beda. Tapi setidaknya cara di atas di terapkan untuk smartphone keluaran terbaru dan bisa kamu coba.
Sama halnya dengan melakukan update OS. Update aplikasi juga akan membuat kinerja androidmu semakin lambat dengan alasan yang sama dengan penjelasan saya di atas.

Lalu bagaimana cara mengatasi Aplikasi yang melakukan update otomatis, ikut cara berikut ini :

Cara Nonaktifkan Fitur Auto Update Apps

  • Silahkan buka aplikasi Playstore.
  • Klik tombol Menu di sudut kiri atas.
  • Selanjutnya klik Settings.
  • Klik lagi Auto Update Apps.
  • Lalu pilih Do Not Auto Update Apps.

7. Gunakan Custom Rom

Cara ini sedikit sulit namun akan sangat berguna untuk menambah kecepatan android kamu. Namun ini hanya bisa dilakukan oleh orang yang sudah paham tentang Rom.

Apa itu Custom Rom?

Custom Rom itu merupakan sebuah ROM/OS yang sudah di modifikasi atau diedit sedemikian rupa yang memiliki fitur tersendiri. Salah satunya mengurangi penggunaan Ram berlebih.

Jika kamu ingin mencobanya, kamu bisa mengganti Rom bawaan HP kamu menggunakan Custom Rom yang berbasis AOSP. Tentunya yang tersedia untuk HP kamu, karena setiap HP mempunyai Custom Rom yang berbeda.

Kamu bisa meminta bantuan pada teman yang ahli di bidang ini, atau jika tidak punya, sebaiknya gunakan jasa orang yang ahli.

8. Reset Ke Pengaturan Pabrik

Cara ini adalah cara terakhir yang bisa kamu coba. Jika memang Android kamu sudah sangat lambat dan benar-benar mengganggu aktivitas, sebaiknya lakukan reset data ke pengaturan pabrik.

Dengan melakukan reset data ke pengaturan pabrik, akan membuat kinerja android kamu menjadi stabil dan lancar, karena pengaturan kembali ke mode default.

Namun, sebelum melakukan hal ini, sebaiknya backup data penting yang ada di dalam memory internal dan juga kontak HP kamu.

Cara Backup Kontak HP

  • Silahkan masuk ke menu Panggilan
  • Selanjtunya cari Setelan
  • Lalu pilih Impor/Export.
  • Pilih pada Export ke penyimpanan internal.
  • File backup akan tersimpan di memory internal HP kamu dengan format .vcf, sebaiknya copy file tersebut ke memory external atau ke komputer.
  • Selesai.
Dan untuk melakukan reset data ke pengaturan pabrik cukup mudah, di tiap HP memiliki cara yang berbeda, namun cara yang saya berikan di sini, adalah yang umum di beberapa HP terbaru.

Cara Reset HP Ke Pengaturan Default

  • Silahkan masuk ke menu Settings
  • Pilih Backup dan Reset
  • Lalu pilih lagi Factory data reset.
  • Tunggu beberapa menit hingga proses reset sedang berlangung.
  • Android kamu akan melakukan restart, proses berlangsung kurang lebih 3-10 menit.
  • Selesai.
Perlu kamu ingat, jika melakukan reset data, maka semua file seperti Foto, Musik, Video, dan File-File lainnya yang tersimpan pada memory internal akan hilang, jadi sebaiknya lakukan backup data terlebih dahulu.

Akhir Kata

Ada banyak cara untuk melakukan optimasi agar kinerja android semakin baik, namun perlu diperhatikan akibat yang di timbulkan jika melakukan optimasi, jika salah dalam melakukan optimasi, bisajadi android kamu malah bootloop.

Jika ada masalah terkait postingan yang saya berikan di atas, silahkan tinggalkan komentar kamu. Jangan Lupa Follow Blog ini dan jika kamu berkenan, Subscribe juga Chanel Youtube TeknoLimit. Terimakasih

Pendapatmu :

Langganan Artikel

Berlangganan artikel Gratis langsung via email...

Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
BERI KOMENTAR