Topologi Hybrid : Pengertian, Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangan

Nur Rokim  

Topologi Hybrid : Pengertian, Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangan
Topologi Hybrid : Pengertian, Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangan

Berbicara tentang komputer kita juga tak terlepas tentang jaringan komputer. Jaringan ini biasanya berfungsi seperti menghubungkan perusahaan satu dengan perusahaan lainnya, contohnya ketika terdapat pengambilan alih perusahaan, maka akan ada usaha menyatukan jaringan dari kedua perusahaan tersebut. karena berasal dari dua perusahaan yang berbeda, biasanya akan terjadi perbedaan teknologi jaringan, untuk itu kita perlu melakukan penggabungan teknologi dan topologi jaringan yang berbeda.

Jika sudah menyangkut jaringan yang lebih luas, maka beberapa perusahaan melakukan penggabungan teknologi dan topologi jaringan yang berbeda. Jenis penggabungan yang biasa dipakai adalah Topologi Hybrid yang dibentuk dari berbagai teknologi topologi jaringan yang dijadikan satu. Misalnya yaitu jaringan yang menggunakan topologi bus digabungkan dengan jaringan lain, misalnya topologi star. Penggabungan jaringan untuk menjadi topologi hybrid harus berkomposisi dua jaringan yang berbeda, karena jika menggunakan satu jaringan yang sama, hasilnya akan tetap sama saja.

Pengertian Topologi Hybrid

Beserta Gambar Topologi Hybrid

Topologi Hybrid adalah salah satu jenis topologi jaringan yang penggabungan dari beberapa (bisa dua atau lebih) topologi jaringan yang berbeda-beda jenis topologinya. Misalnya ada suatu jaringan yang memakai topologi Mesh, lalu digabungkan dengan jaringan lain yang menggunakan topologi Ring, maka gabungan topologi tersebut akan membuat topologi baru yang disebut dengan Topologi Hybrid atau sering disebut juga Topologi Campuran.

Jika penggabungan dua jaringan berbeda ini dilakukan, maka akan menghasilkan tata letak topologi yang rumit, dan sulit dipahami. Tapi meskipun sangat sulit dipahami, topologi jenis ini paling jarang menimbulkan masalah. Topologi hybrid tidak memiliki karakteristik secara khusus. Melainkan ia akan memiliki sifat bawaan dari jaringan jaringan yang dibawanya.

Karakteristik Topologi Hybrid

Pada dasarnya Topologi Hybrid tidak memiliki karakteristik dan cara kerja khusus, topologi ini akan membawa karakteristik topologi asal yang membangunnya. Misalnya sebuah perusahaan menggunakan topologi hybrid yang merupakan gabungan dari topologi Ring, topologi Tree, dan topologi Star; maka topologi hybrid pada jaringan tersebut membawa karakteristik bawaan dari topologi Ring, Tree, dan Star.

Jika dibandingkan dengan jenis topologi lainnya, topologi hybrid juga memiliki nilai plus tersendiri, walaupun demikian, jenis topologi hybrid ini juga memiliki kelemahannya sendiri. Untuk itu, kita akan belajar tentang kelebihan dan kekurangan dari topologi hybrid ini, berikut adalah keuntungan dan kekurangan dari topologi hybrid :


Kelebihan dan Kekurangan Topologi Hybrid

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Hybrid

Kelebihan Topologi Hybrid :
  1. Dapat menggabungkan atau menyatukan lebih dari dua topologi jaringan yang mempunyai jenis topologi yang berbeda beda. 
  2. Sistem topologi hybrid sangat fleksibel dan efisien, karena dalam sistem penggabungannya kita tidak perlu merombak topologi jaringan yang sudah dibentuk sebelumnya, selain itu kita juga  bisa mengurangi space jaringan yang terbuang secara percuma.
  3. Mudah dalam menambakan node atau koneksi peripheral / device baru atau bahkan jaringan baru, meskipun berasal dari topologi yang berbeda. 
  4. Bersifat regular, atau ketika satu jaringan terdapat masalah, jaringan lainnya tidak ikut terkena masalah bermasalah. 
  5. Lalu lintas data dan kecepatan transfer data sangat stabil meskipun memiliki operasi lalu lintas data yang berbeda beda.
  6. Kecepatan jaringan yang konsisten, karena topologi hybrid menggabungkan kelebihan jaringan dan mengurangi kelemahan pada masing - masing jaringan. 

Kekurangan Topologi Hybrid :
  1. Rumit dalam instalasi dan konfigurasi inisial, ada banyak topologi jaringan berbeda yang harus dihubungkan sehingga proses pertukaran data pun terjadi secara synchronous dan disaat yang bersamaan juga harus memastikan semua node harus berfungsi dengan baik.
  2. Biaya pembangunan dan maintenance cukup mahal, hal ini dikarenakan pembuatan jaringan topologi hybrid memerlukan banyak hub atau switch dengan kabel yang lumayan banyak.
  3. Biaya perawatan cukup mahal, hub harus terus bekerja meskipun salah satu node sedang tidak bekerja, karena hub harus mengelola berbagai jenis jaringan sekaligus, hal ini membutuhkan hub dengan kamampuan yang dapat menghandle semua jaringan tersebut dalam waktu yang cukup panjang. 
  4. Memerlukan lebih banyak Jenis kabel jaringan dan media transmisinya, mengingat kita menyatukan beberapa jaringan yang memiliki transmisi berbeda beda.
  5. Membutuhkan space dan alokasi ruangan jaringan yang tidak sedikit, mengingat kita akan membutuhkan banyak alat terutama kabel, hub, bridge dan switch untuk melakukan penggabungan jaringan.
  6. Perancangan akan menyikta waktu lebih lama guna memastikan bahwa media transmisi atau bridge yang digunakan dapat berfungsi dengan baik dan memastikan bahwa tidak ada satupun node yang gagal mendapatkan link selama proses inisialisasi jaringan berlangsung.

Kelebihan dan kekurangan lainnya pastilah akan anda temukan di topologi hybrid selain yang saya sebutkan di atas. Pemahaman mendalam dalam hal jaringan disini sangat diperlukan untuk membangun topologi hybrid. Pengalaman yang kurang dan keterbatasan ilmu dapat membuat anda semakin kesulitan dalam menerapkan topologi hybrid ini. 

Anda dituntut harus mengusai benar benar resiko dan segala kemungkinan serta cara penanganannya, sehingga risiko kerusakan jaringan bisa lebih diminimalisir. Anda juga dapat memanfaatkan aplikasi cisco untuk mengsimulasikan dan merancang skema topologi sebelum menerapkannya kedunia nyata. Topologi hybrid ini dinilai sebagai metode yang paling efisien untuk saat ini dalam menggabungkan dua atau lebih jaringan yang menggunakan topologi yang berbeda.
Nur Rokim
Load comments